Meteor dan Bumi


Assalamualaikum wr wb

Sebagai lanjutan dari ulasan sebelumnya yakni Garis Edar Dan Bentuk Bulat Bumi Dalam Penjelasan Al Qur'an, MCR akan ulas dibawah ini sesuai dengan judul diatas yaitu Atmosfer sebagai atap yang melindungi bumi. Sambil kita mengenang masa SD, SMP dan SMA mari kita kaji kembali pelajaran yang telah lama kita lupakan. :)

Dalam gambar diatas memperlihatkan meteor yang hendak menghantam bumi. Sekumpulan benda-benda langit yang berlalu lalang di ruang angkasa dapat menjadi ancaman serius bagi Bumi. Akan tetapi Allah, Pencipta Maha Sempurna, telah menjadikan atmosfer sebagai atap yang melindungi bumi. Dengan adanya pelindung istimewa ini, kebanyakan meteorid tidak mampu menghantam bumi karena terlanjur hancur berkeping-keping ketika masih berada di atmosfer .

Sebagaimana yang disebutkan dalam Al Qur'an, Allah mengarahkan perhatian kita kepada sifat yang sangat menarik tentang langit:

وَجَعَلْنَا السَّمَاۤءَ سَقْفًا مَّحْفُوْظًاۚ وَهُمْ عَنْ اٰيٰتِهَا مُعْرِضُوْنَ

Arinya : * Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.*(Al Qur'an, Al-Anbiya 21:32)

Adapun sifat langit ini telah dibuktikan oleh penelitian ilmiah abad ke-20.

Adanya atmosfer yang melingkupi bumi berperan sangat penting bagi berlangsungnya kehidupan. Yaitu dengan menghancurkan sejumlah meteor, besar ataupun kecil ketika mereka mendekati bumi, atmosfer mencegah mereka jatuh ke bumi dan membahayakan makhluk hidup.

Bukan hanya itu, atmosfer juga menyaring sinar-sinar dari ruang angkasa yang membahayakan kehidupan. Dan menariknya lagi, atmosfer hanya membiarkan agar ditembus oleh sinar-sinar tak berbahaya dan berguna, - seperti cahaya tampak, sinar ultraviolet tepi, dan gelombang radio. Semua radiasi ini sangat diperlukan bagi kehidupan. Terutama sinar ultraviolet tepi, yang hanya sebagiannya menembus atmosfir, sangat penting bagi fotosintesis tanaman dan bagi kelangsungan seluruh makhluk hidup. Dan bahkan sebagian besar sinar ultraviolet kuat yang dipancarkan matahari ditahan oleh lapisan ozon atmosfir dan hanya sebagian kecil dan penting saja dari spektrum ultraviolet yang mencapai bumi.

Atmosfer


MCR curhat dikit ya, coba kita perhatikan kebanyakan manusia yang memandang ke arah langit tidak pernah berpikir tentang fungsi atmosfer sebagai pelindung. Hampir tak pernah terlintas dalam benak mereka tentang apa jadinya bumi ini jika atmosfer tidak ada. Kebayang gak sahabat MCR? Contoh gambar dibawah ini :

Kawah Raksasa

Gambar di atas adalah kawah raksasa yang terbentuk akibat hantaman sebuah meteor yang jatuh di Arizona, Amerika Serikat. Seandainya atmosfer tidak ada, jutaan meteorid akan jatuh ke Bumi, sehingga menjadikannya tempat yang tak dapat dihuni. Ngeri juga ya, tapi jangan khawatir sahabat MCR, fungsi perlindungan dari atmosfer memungkinkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya dengan aman. Dan tentunya, sudah pasti ini semua perlindungan yang Allah berikan bagi manusia, dan sebuah keajaiban yang dinyatakan dalam Al Qur'an.

Bahkan fungsi pelindung dari atmosfer tidak berhenti sampai di sini. Kenyataannya atmosfer juga melindungi bumi dari suhu dingin membeku ruang angkasa, yang mencapai sekitar 270 derajat celcius di bawah nol.

Namun tidak hanya atmosfer yang melindungi bumi dari pengaruh berbahaya. Disamping atmosfer , ternyata Sabuk Van Allen, yaitu suatu lapisan yang tercipta akibat keberadaan medan magnet bumi, juga berperan sebagai perisai melawan radiasi berbahaya yang mengancam planet kita. Dan radiasi inilah, yang terus- menerus dipancarkan oleh matahari dan bintang-bintang lainnya, sangat mematikan bagi makhuk hidup. Seandainya Sabuk Van Allen tidak ada, semburan energi raksasa yang disebut jilatan api matahari yang terjadi berkali-berkali pada matahari akan menghancurkan seluruh kehidupan di muka bumi.

Disebutkan oleh dr. Hugh Ross  tentang peran penting Sabuk Van Allen bagi kehidupan kita yaitu:

Sabuk Van Allen


Pada kenyataannya bumi memiliki kerapatan terbesar di antara planet-planet lain di tata surya kita. Bahkan inti bumi yang terdiri atas unsur nikel dan besi inilah yang menyebabkan keberadaan medan magnetnya yang besar. Medan magnet tersebut membentuk lapisan pelindung berupa radiasi Van-Allen, yang melindungi bumi dari pancaran radiasi dari luar angkasa. Seandainya lapisan pelindung ini tidak ada, maka kehidupan takkan mungkin dapat berlangsung di Bumi. Dan satu-satunya planet berbatu lain yang berkemungkinan memiliki medan magnet adalah Merkurius, tetapi kekuatan medan magnet planet ini 100 kali lebih kecil dari Bumi. Dan bahkan Venus, planet kembar kita, tidak memiliki medan magnet. Maka lapisan pelindung Van-Allen ini merupakan sebuah rancangan istimewa yang hanya ada pada bumi.

Perlu diketahui energi yang dipancarkan dalam satu jilatan api saja, sebagaimana tercatat baru-baru ini, terhitung setara dengan 100 milyar bom atom yang serupa dengan yang dijatuhkan di Hiroshima. 58 (lima puluh delapan) jam setelah kilatan tersebut, teramati bahwa jarum magnetik kompas bergerak tidak seperti biasanya, dan 250 kilometer di atas atmosfer bumi, terjadi peningkatan suhu tiba-tiba hingga mencapai 2.500 derajat celcius.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, sebuah sistem sempurna sedang bekerja jauh tinggi di atas bumi. Bahkan ia melingkupi bumi kita dan melindunginya dari berbagai ancaman dari luar angkasa. Dan para ilmuwan baru mengetahuinya sekarang, sementara berabad-abad lampau, kita telah diberitahu dalam Al Qur'an tentang atmosfer bumi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung.

Energi yang dipancarkan oleh sebuah letusan pada Matahari sungguh amat dahsyat sehingga sulit dibayangkan akal manusia: Letusan tunggal pada matahari setara dengan ledakan 100 juta bom atom yang pernah dijatuhkan di Hiroshima. Namun bumi terlindungi dari pengaruh merusak akibat pancaran energi ini. Lapisan magnetosfer, yang dibentuk oleh medan magnet Bumi, berfungsi sebagai perisai yang melindungi bumi dari benda-benda angkasa, sinar kosmik yang berbahaya dan partikel. Dalam gambar di atas, lapisan magnetosfer ini, yang juga diberi nama Van Allen Belts, terlihat. Sabuk-sabuk ini pada ribuan kilometer di atas bumi melindungi makhluk-makhluk hidup di Bumi dari energi mematikan yang jika tidak akan menjangkau dari angkasa.

Nah bagaimana sahabat MCR ? Udah ingatkan dengan pelajaran IPA. Jika iya, alhamdulillah kita bisa mengulangi kembali sambil mengisinya dengan banyak musyahadah kepada ciptaan ALLAH SWT. Semoga bermanfaat.

Akhir kata, beli jamu dibuat obat. Sampai bertemu semoga sehat.

Wassalamualaikum wr wb.

Post a Comment