Mari baik sangka

Assalamu'alaikum wr wb

Sahabat MCR Yang selalu setia berkunjung di blog ini, semoga ALLAH SWT melimpahkan karuniaNya kepada Antum semua. Alhamdulillah mari kita simak bersama ulasan MCR di bawah ini ; semoga bermanfaat dan selamat membaca :


Sebelumnya mari kita simak perkataan dari Sayyidina Ali r.a, KWH ; Aku telah mencari kenyamanan untuk diriku, maka aku tidak mendapatkan sesuatu yang lebih nyaman daripada meninggalkan apa yang bukan urusanku.

Dalam artian kerendahan seseorang diketahui dengan banyaknya pembicaraannya dalam hal yang bukan menjadi urusannya, dan pemberitaannya akan hal-hal yang tidak ditanyakan kepadanya. Dan barangsiapa yang membebani diri pada hal yang bukan urusannya (kepentingannya), niscaya akan terlewat darinya apa yang menjadi urusannya.

Jika kita simak, untuk mendapatkan kepercayaan selain dari pada kejujujaran, maka kita juga harus lebih banyak meninggalkan urusan orang lain yang tiada manfaat. Jadi poinnya, bagaimana mungkin orang orang akan percaya kepada kita sedangkan kita lebih banyak mengurusi atau mencari kesalahan orang lain.

Dalam hal ini berkaitan juga dengan prasangka buruk, (Buruk Sangka). Maka sejelek-jelek orang adalah yang tidak percaya kepada siapa pun karena sangkaan-buruknya, dan tidak ada seorang pun yang percaya kepadanya karena kesannya yang buruk.
Dan barangsiapa yang menahan diri dari mencampuri urusan orang lain, niscaya pendapatnya akan diterima oleh banyak orang.

Maka hendaklah tinggalkan perkataan yang tidak engkau ketahui dan pidato yang tidak dibebankan kepadamu.
Dan janganlah sekali-kali buruk sangka menguasaimu, karena sesungguhnya ia tidak meninggalkan antara engkau dengan Tuhanmu suatu perdamaian.
Dan janganIah pula sekali-kali engkau menduga satu kalimat pun yang keluar dari seseorang sebagai keburukan, sementara di dalamnya mengandung kebaikan. Namun hati kita lebih menjaga gengsi untuk menerima nasehat kebaikan dari orang yang lebih kecil dari kita atau kita anggap lebih rendah dari diri kita. Maka ketahuilah bahwa engkau sedang mempertahankan egomu untuk tidak menerima nasehat. Oleh sebab itu segeralah engkau memohon kepada ALLAH SWT agar dibuka sifat mau menerima nasehat dan dihindarkan dari egomu yang keras, sehingga Apa yang menjadi keluh kesah orang lain dapat kita terima dan apa yang menjadi pendapat kita untuk orang orang tersebut menjadi mudah diterima. Maka dengan begitu engkau akan lebih dipercaya oleh banyak orang dengan tidak berburuk sangka dan menjaga hati setiap orang.

Ketahuilah, buruk sangka melayukan hati, mencurigai orang yang terpercaya, menjadikan asing kawan yang ramah, dan merusak kecintaan saudara.
Namun alangkah bagusnya berbaik sangka, hanya saja di dalamnya terdapat kelemahan. Namun alangkah buruknya buruk sangka, hanya saja di dalamnya terdapat kehati-hatian.

Jadi kesimpulannya, jika ingin orang lain percaya kepada kita hendaklah selalu berbaik sangka karena orang yang baik sangka otomatis kejujuran ikut menyertainya.

Semoga bermanfaat, Minta maaf minta Ridho jika banyak kesalahan terdapat dalam ulasan MCR mohon kiranya untuk diluruskan. terimakasih

Akhir kata, goreng lumpia lupa wortelnya, sampai jumpa, jangan lupa share artikelnya. :)

Wassalamu'alaikum wr wb 

2 Komentar

Muhammad Rasidi mengatakan…
artikelnya sangat bermanfaat sekali...
dan blognya juga bagus, lanjutkan :)
Kosong Tujuh mengatakan…
Alhamdulillah.. Terimakasih atas kunjungan dan motivasinya.. Semoga antum diberikan kesehatan oleh ALLAH SWT dan umur yang barokah.. Aamiin... :)